Apakah Gejala Umum Depresi Ini Sering Kamu Rasakan?

Tanpa pandang bulu, tanpa pandang usia, siapapun bisa mengalami depresi. Banyak yang tertolong, namun tidak sedikit juga yang kisahnya berujung pada kematian. Depresi yang tidak kunjung ditangani memang dapat memperburuk keadaan si penderita, bahkan membuat penderita nekat mengakhiri hidupnya sendiri. Mereka perlu dirangkul, namun banyak sekali orang di sekitarnya yang menghiraukannya bahkan mengucilkannya. Karena mereka mengira, dia orang yang sakit jiwa. Padahal orang dengan depresi masih bisa ditangani jika bertemu dengan ahli yang tepat.

Apakah Gejala Umum Depresi Ini Sering Kamu Rasakan
Sumber gambar: unsplash.com

Sebelum membawa keluarga kita yang memiliki gangguan depresi ke psikolog atau psikiater, kamu perlu mengetahui terlebih dahulu gejala umum depresi yang sering dialami oleh kebanyakan orang. Gejala yang sering ditemui menurut Halodoc adalah perasaan bersalah yang sering dirasakan, merasa diri tidak berguna, putus asa, rendah diri, mudah marah atau mudah sekali bersedih bahkan menangis, perubahan suasana hati menjadi buruk dan sedih yang berkelanjutan, munculnya perasaan cemas atau khawatir yang berlebihan. Selain itu, hilangnya konsentrasi dan minat untuk melakukan aktivitas, seseorang dengan depresi juga sulit untuk mengambil sebuah keputusan karena ada kekhawatiran pada sesuatu. Dalam beberapa kasus juga ditemukan bahwa orang yang depresi cenderung untuk melakukan bunuh diri atau menyakiti dirinya sendiri, sering merasa kelelahan, perubahan selera makan, perubahan berat badan, dan tekanan perasaan yang dirasakannya juga mempengaruhi siklus menstruasi setiap bulannya.

Nah, pertanyaan yang mungkin terlintas juga di dalam benak Anda, siapa sajakah yang bisa mengidap depresi? Apakah semua orang yang bermasalah? Hal ini tidak dapat dipungkiri karena setiap manusia pasti memiliki masalahnya masing-maaing, namun tergantung dari kemampuan mereka dalam menghadapi situasi, permasalahan, dan menyikapi permasalahan tersebut. Orang yang beresiko mengalami depresi adalah mereka yang memiliki riwayat gangguan kesehatan mental dalam silsilah keluarganya, mereka yang menyalahgunakan obat terlarang maupun konsumsi alkohol, dan mereka yang memiliki kepribadian rendah diri, terlalu pesimis, selalu bergantung pada orang lain, dan terlalu keras dalam menilai diri sendiri.

Orang yang depresi juga mungkin dulunya mengalami kejadian traumatik sehingga berpengaruh pada kesehatan mentalnya, entah karena kematian seseorang dalam keluarganya atau orang terdekat, kekerasan seksual yang pernah terjadi pada dirinya atau menyaksikan adegan kekerasan, dan bisa juga disebabkan oleh penyakit kronis tertentu seperti kanker, diabetes, HIV/ AIDS, cedera kepala, atau penyakit jantung. Tidak sedikit pula gejala umum depresi yang muncul pada seseorang dilansir dari Klik Dokter adalah pergerakan yang menjadi lebih lamban dari biasanya.

Untuk mengatasi hal tersebut, orang yang mengalami depresi perlu mendapatkan penanganan agar depresinya tidak semakin memperparah kesehatannya. Selain kesehatan fisik, juga kesehatan mental tentu saja. Karena kita tidak tahu sampai tingkat mana depresi yang dia rasakan, jika sudah buruk maka orang tersebut bisa melukai dirinya sendiri atau bahkan bunuh diri. Mereka yang depresi juga sering ditemukan melakukan self-injury seperti menyayat tangan atau bagian kaki atau bagian tubuh lainnya dengan benda tajam. Karena menurut mereka, dengan melakukan hal itu perasaan mereka menjadi lebih ringan dibanding sebelumnya dan lama-kelamaan maka bisa jadi akan melakukan percobaan bunuh diri. Untuk pengobatan depresi, bisa dilakukan dengan psikolog atau seorang psikiater. Dan nantinya pasien akan mendapatkan beberapa terapi dan jika memungkinkan juga mendapatkan pengobatan untuk membantu pengendalian emosi, penenangan diri, atau juga mengontrol tidur serta pola makannya yang sudah terlanjur tidak sehat.

Last updated: December 15, 2019

Comments

No comments yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *